Bandara King Abdul Aziz, Jeddah

jeddah.1 Bandara King Abdul Aziz, Jeddah

Boeing 380 dari maskapai Emirat, yang membawa jamaah dari Jakarta-Jeddah dengan transit Dubai (dok. Pribadi)

Mengikuti Tradisi sebagai Pelabuhan Akhir dari perjalanan  laut bagi mereka yang akan menunaikan ibadah Haji, maka bandara Jedaah juga merupakan perjalanan Akhir dari penerbangan bagi mereka yang menunaikan Ibadah Haji dan Umrah. Untuk selanjutnya perjalan ke Madinah atau Makkah dilakukan dengan perjalan darat, apakah itu menggunakan Bus atau kendaraan pribadi.

Bandara yang terletak 19 km utara kota Jeddah ini, mulai digunakan pada bulan April 1981, dengan nama resminya sebagai Bandara king Abdul Aziz, sebagai Bandara ketiga terbesar  di Arab Saudi denga luas area 15 km persegi.

Namun, dibandingkan dengan Bandara Soekarno Hatta, Bandara king Abdul Aziz, jauh tertinggal, baik dari segi fisik dan tekhnologi, gambarannya dapat disamakan dengan Bandara Kemayoran tempo dulu dengan beberapa kelebihan di sana-sini. Seperti shuttle bus yang modern dan mampu menampung dengan jumlah besar, penerangan yang lebih dari cukup dan luas ruang tunggu yang sangat memadai. kamar mandinya banyak, airnya berlimpah, arsitekturnya unik, dengan tenda2 raksasa yang diilhami tenda para kafillah di padang pasir.

jeddah.2 Bandara King Abdul Aziz, Jeddah

Suasana di landasan Bandara King Abdul Aziz Jeddah (dok. Pribadi)

Bandara king Abdul Aziz, bagi Jamaah haji dan Umrah terkenal sebagai bandara yang tidak ramah, betapa tidak, pemeriksaan passport dan bagasi memakan waktu yang sangat lama, hal ini saya alami juga ketika mengunjungi Bandara ini pada pertengahan April 2013 lalu, jam 4 pagi kita sudah mengantri untuk pemeriksaan passport dan selesai ketika jam menunjukkan jam 6.30 dan bagasi selesai satu jam kemudian.  System yang digunakan masih sangat tradisional ditambah dengan ketatnya pemeriksaan, sehingga penerbangan yang sangat melelahkan antara Jakarta-Dubai-Jeddah, disempurnakan di Bandara king Abdul Aziz. Meskipun, adagiumnya, perjalanan Ibadah mesti dibutuhkan kesabaran yang berlebih, tetapi kondisi ini dapat diminimalisir, jika saja, pihak Bandara mau melakukan beberapa perbaikan dalam segi pelayanannya.

jeddah.4 Bandara King Abdul Aziz, Jeddah

suasana antrian pemeriksaan pasport dan bagasi, melelahkan & memakan waktu lama (dok. Pribadi)

Bandara yang dirancang oleh Fazlur Rahman Khan ini, memiliki dua terinal, terminal Utara di bandara Jeddah digunakan oleh semua maskapai penerbangan asing dan terminal Selatan digunakan  Saudi Arabian Airlines dan beberapa pesawat dari keluarga kerajaan Saudi Arabia. Selebihnya tidak banyak yang dapat diceritakan dari Bandara king Abdul Aziz, kecuali ada berita akan segera dibangunnya bandara ini, sehingga dengan demikian, kelak akan menjadi Bandara yang modern sekelas dengan Bandara Dubai, serta hijaunya terminal Bus dengan tumbuhan hijau, sehingga bagi mereka yang baru menjejakkan kakinya di terminal Bus Bandara Jeddah, mereka seakan tiadak sadar bahwa kini sedang berada di daera gurun yang tandus…… wallahu A’laam.

 

Be Sociable, Share!
  • more Bandara King Abdul Aziz, Jeddah
  1. Wah,banyak info yang bagus Mas di sini.

    Permisi saya mau banyak menyelam belajar di sini mas.

    salaman,

    Saya kenal bapak di kompasiana itu pak.

    Aang Suherman-Riyadh

  2. baru tahu kalau ternyata SHIA lebih canggih :razz:

  3. haduuhh ,kapan saya bisa kesanaaaa..
    semoga secepatnya .amin .hehe :grin: :grin:

  4. Bener gan

    ane ke Qatar ama Dubai aja
    masih Pake BIS capek nunggu nya … jauh pula

    di Cengkareng malah pakai Garbarata :lol:

Leave a Comment


NOTE - You can use these HTML tags and attributes:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>