PKS akan tetap Melenggang, Kasus LHI Gak Ngaruh

Berbagai komentar miring dari yang menghujat, memaki-maki, sampai melecehkan ke arah PKS maupun ke pribadi beberapa petinggi PKS, dapat kita baca, baik dilaman social media, maupun media cetak. Sebagai sebuah aspirasi, sah-sah saja, ini zamannya kebebasan berpendapat, meskipun secara etika, gak enak juga baca kalimat-kalimat miring gitu.

Kembali ke PKS, saya yang bukan kader PKS ingin melihat kondisi PKS secara jernih saja, tanpa pretensi apa-apa. Kesimpulan saya, PKS belumlah tamat, tetapi akan tetap melenggang di tahun 2014, bahkan target menjadi tiga besar, bukan sesuatu hal yang mustahil, hal ini, berdasarkan hal-hal sebagai mana akan saya beberkan dibawah.

PKS adalah partai kader, para kader PKS memiliki militansi tinggi untuk membela partai, militansi yang saya lihat pada PKS adalah militansi yang tidak taklid, tidak jumud, mereka adalah anak-anak muda yang cerdas, memiliki nalar sehat dan rata-rata dengan latar belakang pendidikan yang cukup. Kekuatan PKS sesungguhnya, bukan terletak pada elit partai, tetapi pada kader-kader yang tersebar di seluruh nusantara ini. Hal ini yang sering dilupakan oleh mereka yang berada diluar PKS.

Partai ini memiliki vote getter yang konsisten dan fanatic, konon ceritanya, jumlah mereka 10 % dari total seluruh jumlah pemilih di Indonesia. Ini artinya, stok suara PKS sementara aman untuk tidak jatuh pada nomer urut buncit dari peserta pemilu legislatife besok.

Soal tudingan bahwa PKS hanya konsen pada issue Palestina, sebuah tudingan yang tidak berdasar, bukan hanya PKS yang konsen pada issue Palestina, tapi seluruh bangsa Indonesia, satu hal yang masyarakat rasakan dekat dengan PKS adalah ketika ada bencana, PKS selalu terjun ke Lapangan, bukan hanya Tsunami Aceh saja, tetapi kasus Mesuji, kasus-kasus lain, yang terkini ketika terjadi banjir di DKI dan Banten.

Perihal beberapa elit partai yang memiliki penampilan yang kesannya hedonis, gak usah heran, para kader bukan orang bodoh, mereka tahu, bahwa beberapa elit itu memang dari “sana”nya memang sudah kaya. Saya tahu, beberapa diantara mereka memiliki usaha yang maju sebelum masuk PKS, ada pengusaha, ada pemilik yayasan pendidikan yang cukup bonafide dll.

Soal biaya operasional partai yang ditengarai didanai dengan uang haram, merupakan tuduhan yang tidak mendasar, kita lupa, jumlah kaum menengah kaya di Indonesia ini, adalah umat Islam, silent majority inilah yang dengan sukarela mengeluarkan koceknya tanpa banyak suara. Mereka memang bukan anggota partai, tetapi mereka dapat dengan jernih melihat mana partai oppurtunis, mana partai yang digagas dengan sebuah idealism.

Soal PKS yang berideologi Islam, lalu diragukan ke Indonesiaannya, sama sekali keraguan yang tidak mendasar, semua yang berpikiran jernih, meyakini bahwa Indonesia tidak akan dijadikan Negara Islam oleh PKS, contoh sederhana saja, ketika PKS menang di Jakarta, apakah serta merta Jakarta menjadi Jakarta Islam. Tetapi perjuangan yang dilandasi agama menjadikan elitnya relative lebih bersih, lihat Natsir dari Masyumi, lihat Kasimo dari Partai khatolik.

Jadi kesimpulan saya, PKS akan tetap melenggang, kasus LHI memiliki hikmah yang besar untuk PKS, terus berjuang dan percaya diri serta menyerahkan diri pada Allah adalah kata kuncinya. Tidak ada ujian yang tidak menaikkan kita kekelas yang lebih tinggi. Tidak ada lebaran jika tidak didahului dengan puasa….. Wallahu A’laam.

Be Sociable, Share!
  • more PKS akan tetap Melenggang, Kasus LHI Gak Ngaruh

Leave a Comment


NOTE - You can use these HTML tags and attributes:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>