Rumah Soekarno di Bengkulu

Selain Masjid Jamik yang merupakan karya Soekarno di Bengkulu, hal yang paling kita kenal tentang pengasingan Beliau di Bengkulu, jejak peninggalan tentang pengasingan itu dapat kita lacak dengan mengunjungi rumah Soekarno di Bengkulu.

RS1 Rumah Soekarno di Bengkulu

Tampak Depan Rumah Soekarno di Bengkulu

RS2 Rumah Soekarno di Bengkulu

Foto sejenak di depan papan nama Rumah Soekarno di Bengkulu

Lokasi Rumah Pengasingan Bung Karno terletak di Jalan Jeruk yang sekarang berganti nama menjadi Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Anggut Atas, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu. Lokasinya di pusat kota akan memudahkan untuk dikunjungi.

RS3 Rumah Soekarno di Bengkulu

Sepeda yang digunakan soekarno di Bengkulu, termasuk membonceng fatmawati, kembang Bengkulu, yang kelak menjadi first lady RI

Di rumah Soekarno ini, dapat dijumpai benda peninggalan antara lain foto-foto, sepeda asli Bung Karno, kostum tonil Monte Carlo, perabot, dan buku-buku. Dari pantauan, sebagian besar koleksi foto Bung Karno potret aktivitas keseharian di Bengkulu dengan grup sandiwara atau tonil Monte Carlo. Lalu terdapat juga foto-foto Bung Karno bersama Ibu Fatmawati dan sahabat lainnya yang mengunjunginya selama menjalani pengasingan. Selain koleksi foto, rumah bersejarah tersebut juga menyimpan 303 judul buku yang menjadi bacaan Bung Karno selama pengasingan. Ironisnya ada sebanyak 100 buku sudah tidak bisa dibaca, karena kondisinya sudah usang dimakan usia.

RS5 Rumah Soekarno di Bengkulu

Tampak samping rumah Soekarno di Bengkulu

Masa-masa pembuangan yang dialami oleh Soekarno memang penuh warna. Setelah beberapa tahun diasingkan di Ende, pemerintah kolonial Belanda akhirnya memindahkan Soekarno ke sebuah wilayah terbelakang di Pulau Sumatera, yaitu Bengkulu. Disinilah kemudian Soekarno bertemu dengan Fatmawati, putri seorang tokoh Muhammadiyah Bengkulu. Singkat cerita, Fatmawati kemudian menjadi istri Sukarno.

RS6 Rumah Soekarno di Bengkulu

Tampak Belakang rumah Soekarno di Bengkulu

Bengkulu tentu tak hanya mempunyai rumah Soekarno saja sebagai objek wisatanya. Sebagai kota “pesisir”, Bengkulu mempunyai pantai yang indah, namanya Pantai Panjang. Konon dahulu Soekarno dan Fatmawati sering berjalan-jalan di pantai ini. Di sepanjang pantai sekarang dapat ditemukan dengan mudah warung-warung yang menyajikan masakan laut. Masih di horison Pantai Panjang masih berdiri dengan kokoh Benteng Marlborough. Cerita tentang Benteng ini akan saya tulis pada tulisan lain lagi.

RS7 Rumah Soekarno di Bengkulu

Penulis ikut mejeng di depan rumah Soekarno di Bengkulu

Rumah pengasingan ini ukuran aslinya adalah 162 m² dengan bangunan 9 x 18 m. Bentuk bangunannya empat persegi panjang. Memiliki halaman yang cukup luas dengan atap berbentuk limas. Pintu utamanya berdaun ganda berbentuk persegi panjang dengan jendela persegi panjang berhias kisi-kisi. Belum diketahui kapan rumah ini pertama kali didirikan namun diperkirakan dibangun awal abad ke-20.

RS4 Rumah Soekarno di Bengkulu

view lain dari rumah Soekarno di Bengkulu

Awalnya rumah tersebut merupakan milik pengusaha Tionghoa bernama Tan Eng Cian yang bekerja saat itu sebagai penyuplai sembako untuk Pemerintah Hindia Belanda. Kita masih dapat melihat ciri rumah Cina dari bangunannya pada lubang angin yang terdapat di atas jendela dan pintu bermotif huruf Cina. Rumah ini kemudian disewa oleh Pemerintah Hindia Belanda untuk menempatkan Bung Karno selama diasingkan di Bengkulu.

Be Sociable, Share!
  • more Rumah Soekarno di Bengkulu
  1. sangat mengesan kan,,, Sungguh jasa mu bpk Sukarno tetap terukir di sanubari kami penerus mu,,, dari generasi ke generasi takkan terlupakan. Ya Tuhan berkatilah perintis proklamtor kami bangsa Indonesia,,,,,, Amin!

Leave a Comment


NOTE - You can use these HTML tags and attributes:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>